| Views |
421  |
|
“Aku bener-bener ngalamin kebenaran mengenai keunikan sebagai wanita, rasanya Tuhan sayaaaaang banget sama aku. Sesi yang paling berkesan buat aku adalah sesi Ada Apa Dengan Aku, karena sebelum datang ke camp ini aku sempat konflik dengan mama, Puji Tuhan karena mama hadir aku jadi bisa langsung rekonsiliasi.” Demikian ungkap Paskah salah satu peserta camp Girls’ Talk yang diadakan pada 27 - 28 Oktober 2007.
Dihadiri 116 peserta dari berbagai area di kawasan Jakarta dan beberapa kota seperti Bandung, Surabaya dan Semarang, Camp Girls’ Talk kali ini diadakan di Wisma PGI Puncak. Keistimewaan dari camp angkatan ke-3 ini yaitu lahirnya pembicara-pembicara baru dari kalangan remaja sendiri. Selain itu sesi-sesinya dibuat variatif sehingga para peserta antusias mengikutinya. Pada sesi 3 Dosa Hawa peserta diajak membedah sendiri dalam kelompok, dosa-dosa apa yang masih mengikat mereka selama ini, hal ini membuat peserta GT belajar untuk mengaku dosa dalam komunitas. Sesi terakhir ditutup dengan komitmen menjaga kekudusan, lewat penyematan cincin yang diberikan oleh ibu-ibu yang saat itu hadir sebagai wakil dari orang tua. “Sebagai seorang ibu, saya prihatin melihat banyak anak-anak yang terluka. Apabila tidak segera dipulihkan mereka akan sulit berfungsi sebagai wanita. Saya kagum melihat pembicara-pembicara yang lahir dari kalangan remaja sendiri karena akan lebih menjawab kebutuhan.” Ujar Ibu Shierly salah satu ibu yang hadir dari Surabaya.
Users' Comments (0)  |
|
|