Visi Wanita Bijak

Image

Melalui KEUNIKANNYA Wanita BERFUNGSI dan menjadi TELADAN (Titus 2:3-7)

 

Precious Moment

Tabloid Wise Woman

 

Dapatkan Tabloid

WISE WOMAN

di TB Metanoia, TB Heleluya & Pundi Sarfat

atau hub sekreatariat WB telp. 021-45852632


Question?

 

Anda telah mengikuti pembinaan Wanita Bijak (ibu/single/girls' talk)? Bagikan berkat yang telah Anda terima di situs Wanita Bijak ini. Kirimkan kesaksian Anda ke Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya   (Tulis nama, e-mail/alamat/kota, kelompok usia -ibu/single/girls' talk). 

Sekretariat WB: Komp. Gading Bukit Indah blok I no.9, Kelapa Gading. Telp. 021 4585 2632

 

REPORTASE WB SINGLE NASIONAL Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini
Views 253    

Image Mengambil tempat di Wisma Agape pada tanggal 22-24 Mei 2009 diadakan pembinaan WB Single Nasional, yaitu pembinaan yang menjadi model bagi pembentukan pembinaan WB di kota-kota yang nantinya akan merintis pembinaan WB Single.  Pembinaan ini diikuti oleh 120 peserta dari 9 kota di Indonesia dan didukung oleh seluruh Tim Pelaksana, juga fasilitator dari WB Single di area Jakarta Utara, Timur, Barat dan Pusat dengan ketua pelaksana Sdri. Betty (PIC WB Single Jakarta Pusat). Berikut penuturan para peserta yang mengikuti WB Single Nasional :

"Saya sudah sering mendengar bahwa saya berharga, namun ternyata saya tidak pernah puas dengan diri saya. Mulai dari bentuk tubuh, tiggi badan, kecerdasan.  Tetapi waktu Sesi Mutiara Ditemukan, saya dibukakan kecantikan dan kesempurnaan diri saya adalah ketika saya menerima diri saya apa adanya, bukan apa kata orang terhadap diri saya tapi apa kata Tuhan. Di sesi Singleness saya juga diberkati, dulu saya selalu berfokus pada memiliki pasangan hidup dan menikah, tetapi sekarang saya mau mengubah fokus kepada Tuhan. Saya mau melayani keluarga dan memenangkan teman-teman saya di dalam Tuhan. Tuhan juga mengingatkan bahwa lebih baik 1 teladan daripada 1000 kata-kata. Lewat 1 tindakan kita dapat menjadi teladan bagi orang." (Sismawati)

"Saya sangat diberkati oleh setiap sesi yang disampaikan dalam camp ini, karena banyak hal yang saya tidak tahu bagaimana seharusnya menjadi seorang wanita. Saya sangat diberkati di sesi Mutiara Yang Ditemukan dan Problem Emosi Wanita, saya sangat minder ketika berada di komunitas yang baru atau berbeda budaya dengan budaya atau warna kulit saya, akhirnya saya sulit menerima keadaan saya sendiri dan tidak mensyukuri diri sebagai wanita. Saya terbentuk dengan pola asuh yang salah karena dari kecil saya diasuh oleh oma dan opa yang keras dan diktator, setelah itu saya kembali berkumpul orang tua yang mementingkan prestasi dan saya menjadi wanita yang merasa diri berharga ketika saya punya prestasi yang baik. Sekarang saya tahu bahwa saya utuh dihadapan Tuhan lewat penerimaan diri saya." (Stera Liline)


"Di WB ini banyak kebenaran yang menguatkan saya, bahwa benar fokus kita harus pada Tuhan bukan pada diri sendiri/pada pernikahan. Banyak juga karakter-karakter yang perlu diubahkan supaya lebih peka, tidak egois, jadi teladan." (Lisa) Pembinaan WB Single ini merupak proyek perintisan, itu sebabnya 95% fasilitator adalah para ibu yang sudah terlibat dalam Tim WB Ibu Semarang. “Saya sangat diberkati oleh ketaatan, kasih dan kesabaran para ibu yang menjadi fasilitator di pembinaan ini,” ungkap salah satu pembicara. “Saya diberkati dengan setiap sesi yang dibagikan, dulu saya minder karena dikantor  adalah satu-satunya orang yang belum menikah sementara usia saya sudah cukup dewasa untuk menikah ditambah dengan perkataan teman-teman saya, tapi hari ini saya tahu sekalipun saya belum menikah saya adalah wanita yang berharga dan saya utuh di dalam Tuhan dan ada keindahan yang tuhan sediakan untuk saya dimasa single ini.”(Nita-Peserta WB Single Semarang)
Quote this article in website Favoured Print Send to friend Related articles Save this to del.icio.us

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.2 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved