Visi Wanita Bijak

Image

Melalui KEUNIKANNYA Wanita BERFUNGSI dan menjadi TELADAN (Titus 2:3-7)

 

Precious Moment

Tabloid Wise Woman

 

Dapatkan Tabloid

WISE WOMAN

di TB Metanoia, TB Heleluya & Pundi Sarfat

atau hub sekreatariat WB telp. 021-45852632


Question?

 

Anda telah mengikuti pembinaan Wanita Bijak (ibu/single/girls' talk)? Bagikan berkat yang telah Anda terima di situs Wanita Bijak ini. Kirimkan kesaksian Anda ke Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya   (Tulis nama, e-mail/alamat/kota, kelompok usia -ibu/single/girls' talk). 

Sekretariat WB: Komp. Gading Bukit Indah blok I no.9, Kelapa Gading. Telp. 021 4585 2632

 

Pilihan Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini
Views 739    

    Inilah perkataan Lemuel, raja Masa yang diajarkan ibunya kepadanya. Istri yang cakap siapakah yang akan mendapatkannya?

 Image Dalam beberapa pasal terdahulu dari kitab Amsal digambarkan wanita-wanita dengan watak yang meragukan, yang bertingkah laku tidak bermoral, sering menimbulkan kegaduhan dan suka bertengkar. Tetapi pasal terakhir dari kitab Amsal mengkontraskan wanita yang berbudi luhur dan cakap, yang memilih untuk berbuat yang terbaik.

Wanita saleh ini masih merupakan tantangan bagi kita zaman sekarang pun dan melukiskan betapa besar arti seorang wanita di hadapan Allah. Tetapi untuk itu ia harus memilih untuk membangun hidupnya dekat dengan Allah. Rahasia keberhasilan wanita itu dalam melakukan hal tersebut diungkapkan oleh kata-kata istri yang takut akan Tuhan (ayat 30).

 

 "Tidak ada sesuatupun yang dapat mengungkapkan dengan begitu sempurna kepada manusia betapa penting dirinya sebagai satu pribadi, selain pengenalannya sendiri  secara pribadi akan Allah." Seorang wanita yang mengenal dan takut akan Tuhan dapat menjadi teladan yang positif bagi kita dan ini membantu kita menentukan tujuan-tujuan yang tepat serta mengajar kita bagaimana mencapainya.

Melalui contoh ini, kita dapat melihat betapa kehidupan wanita itu dapat sangat berharga dan beraneka ragam. Allah menunjukkan bagaimana seorang wanita dapat menjadi yang terbaik, bagi Dia dan bagi orang-orang disekitarnya. Semua ini tergantung pada pilihan yang dibuatnya. Apabila ia menginginkan yang terbaik yang telah direncanakan Allah baginya, ia harus mulai denan menerima diri sendiri dan keadaannya; ia harus mengerti rencana dan tujuan Allah bagi wanita.

 Pada halaman-halaman pertama Alkitab kita membaca bahwa wanita, seperti halnya laki-laki, diciptakan meurut gambar Allah sendiri. Keduanya sama-sama bertanggungjawab untuk melakukan perintahNya: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan dilaut dan burung-burung di udara dan atassegala binatang yang merayap di bumi." (Kej 1:28)

 Keteraturan dan ketertiban kehidupan dalam alam, rumah tangga, dan masyarakat merupakan tanggungjawab bersama laki-laki dan wanita. Tanggungjawab seorang wanita tidak hanya terhadap rumah tangga dan membesarkan anak. Beberapa wanita dalam alkitab (seperti Sara, Elisabet) melahirkan dan mengasuh anak-anak mereka yang kehidupannya mempunyai pengaruh atas sejarah manusia. Mereka mempengaruhi kehidupan diluar rumah mereka melalui anak-anak mereka.

Wanita-wanita lain dalam alkitab mempengaruhi kehidupan bangsa mereka melalui panggilan mereka selain sebagai ibu rumah tangga juga sebagai abdi Allah. Debora seorang nabiah yang menjadi pemimpin suatu bangsa, adalah salah satu. Ia menyebut dirinya sendiri sebagai "ibu Israel" dan memberikan 40 tahun penuh ketentraman kepada negrinya yang mengalami penindasan sangat mengerikan selama bertahun-tahun. Seorang nabiah lain: Hulda, memimpin bangsanya untuk bertobat dan kembali kepada Allah.

 Dalam alkitab terdapat wanita-wanita yang tidak menikah namun mempunyai tanggungjawab yang besar - seperti Miryam, yang membantu memimpin bangsanya, dan Dorkas yang mempunyai tanggungjawab dalam pekerjaan rumah tangga. Keduanya sangat berpengaruh pada waktu itu, dan mereka seharusnya masih menjadi pendorong bagi kita dan masih mempunyai pengaruh atas kita sekarang ini.

Semua wanita itu cakap, pandai dan berbudi luhur. Mereka telah membuktikan berapa tinggi martabat yang dapat dicapai wanita jika ia memilih untuk percaya serta berharap kepada Allah. Seperti wanita dalam Amsal 31, mereka adalah wanita-wanita yang bermoral tinggi, dapat dipercaya, memiliki disiplin diri, dan rajin. Mereka adalah wanita-wanita yang memilih untuk mengenal, mengasihi dan percaya serta berharap kepada Bapa mereka yang di sorga.

Seorang janda muda bernama Hana, yang hidup ebebrapa abad kemudia, memilih hidup di rumah Allah daripada kembali kerumah orangtuanya. Ia tidak dilupakan oleh sejarah, melainkan diingat sebagai wanita pertama yang memeberitahukan kepada orang-orang perihal Juruselamat yang telah lama mereka rindukan, ketika Juruselamat yang baru lahir itu dibawa ke bait Allah.

Pada abad ke-19, Catherine Booth mengungkapkan jeritan hatinya, "Saya sangat rindu untuk dijadikan berkat didunia ini." Sampai sekarang Bala Keselamatan, yang didirikannya bersama suaminya, masih menjadi berkat diseluruh dunia.

Corrie ten Boom memilih untuktidak menyerah kepada dunia yang penuh kebencian, kesengsaraan dan rasa kasihan pada diri sendiri, yang dijumpainya di camp tawanan Jerman. Sebaliknya, ia malah memilih untuk menceritakan berita pertolongan dari Allah kepada dunia yang miskin pada saat mengalami kekecewaan yang hebat.

Catherine Booth, dari Inggris dan Corrie ten Boom dari Belanda, keduanya telah membuktikan bahwa wanita dimana saja, dari bangsa manapun, dapat memilih menjadi yang terbaik bagi Allah dan mempunyai pengaruh positif yang kekal pada dunia. Meskipun kadang-kadang mereka lemah secara rohani, mereka juga adalah wanita-wanita yang alkitabiah. Catherine membaca alkitab secara teratur sejak ia berusia 3 tahun. Corrie mengumpulkan teman-teman setawanannya untuk duduk disekeliling dia ditempat tawanan itu, lalu ia membacakan alkitab yang sudah usang, satu-satunya miliknya yang membahayakan dirinya. Persekutuan dengan Allah melalui firman-Nya menolong kedua wanita ini membuat pilihan yang benar. Catherine dan Corrie memilih untuk menyerahkan hati dan hidup mereka bagi pekerjaan Allah. 

Meskipun hidup kita di dunia secara relatif singkat, hidup kita dapat sangat berarti dan mempunyai pengaruh yang kekal. Hal ini tergantung pada jawaban kita terhadap pilihan yang pernah dihadapkan oleh Yosua kepada bangsa Israel: "Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah." (Yosua 24:15). Kesejahteraan, kebahagiaan, dan produktivitas kita tergantung pada apakah kita memilih Allah. Kita harus memilih sekarang juga jangan menunda-nunda, karena waktu sekaranglah yang benar-benar kita miliki.Hari esok belum tentu kita punya.

Pilihlah untuk diri Anda sendiri - hari ini juga!

(sumber: Engkaulah Permata Hati, Gien Karssen, Yayasan Kalam Hidup) 


Quote this article in website Favoured Print Send to friend Related articles Save this to del.icio.us

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.2 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved